//
sign in
Profile
by @danabra.mov
Profile
by @dansshadow.bsky.social
Profile
by @jimpick.com
AviHandle
by @danabra.mov
AviHandle
by @dansshadow.bsky.social
AviHandle
by @katherine.computer
EventsList
by @katherine.computer
ProfileHeader
by @dansshadow.bsky.social
ProfileHeader
by @danabra.mov
ProfileMedia
by @danabra.mov
ProfilePlays
by @danabra.mov
ProfilePosts
by @danabra.mov
ProfilePosts
by @dansshadow.bsky.social
ProfileReplies
by @danabra.mov
Record
by @atsui.org
Skircle
by @danabra.mov
StreamPlacePlaylist
by @katherine.computer
+ new component
ProfileReplies









Loading...
Aku ga gitu berharap banyak buat ortu dia kasih tempat/rumahnya buat stay aku pas visit kampung halamannya dia. Beda banget kan perlakuannya, yaa iya secara beda level. Kuat banget jd aku. Aku jg ga apa klw nanti stay kost aja (kalau emang waktunya lama).
Capek ga si jadi aku. Tapi disisi lain aku selalu mikir, pasti ada yang lebih capek dari aku. Biar ga dicap egois, dan ga mau jadi egois.
Udah ditahap ngantuk nunggu dia
Ga perlu dan ga usah call, sama aja toh kamu ga bisa dengar suaraku.
Gimana bilangnya yaa… aku tu ga suka, aku kesal kalau dia masih follow akun mantannya. Tapi tetap aja ku tahan2.
Sedih, mata sembab, kepala pening.
Mungkin ga yaa aku dikasih kesempatan buat menikah?. Udah ada pembahasan sama dia. Deep talk masa depan, gimana kalau-gimana kalau nya pun jg udah. Tapi rasanya aku masih… hemmmm susah ngungkapin, ngetik feel yg aku rasa.
takedown
Setelah ku pikir pikir ulang, akhirnya aku td pesan WA ku ke dia. Takut salah